Purnama

Di malam purnama kedua setelah pertemuan terakhir kita aku benar-benar merindukanmu
Setelah aku sempat berpura-pura diam
Aku duga mampu untuk menyelami sepi kembali
Sebenarnya tidak …
Di malam purnama kedua aku mengikis kerasnya dinding hati
Merasakan kelembutan hati saat mendengar suaramu
Meski hanya terlintas sepatah dua patah kata
Suaramu meredam lelah bahkan amarah
Di malam purnama kedua setelah pertemuan terakhir aku bisa memujimu kembali
Meski hanya rangkaian kata sederhana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s